Si Pembawa Cerita

Aku…

Aku yakin, bahwa aku adalah bagian dari UMAT TERBAIK yang dilahirkan dimuka bumi, Yang menebarkan kebaikan, memusuhi yang munkar, dan beriman kepada Rabb-ku.

Dan Rabbku akan menganugerahkan bagiku kehidupan baru yang lebih baik. Sungguh keyakinan ini tak akan pudar. Rabbku menganugerahkan bagiku seorang Bidadari terbaik dalam hidupku insya Allah, Anis Dyah Rahmawati. Dialah yang Rabbku pilihkan untuk mendampingi perjuangan ini…

di-pantai-iboih-sabang-pulau-weh

20 comments on “Si Pembawa Cerita

  • Secara nasional, APBN Indonesia kini 75% berasal dari Penerimaan Pajak, hal tsb merupakan sinyal positif, artinya negara kita sudah lebih mandiri dari masa2 lampau (yang sering ngandalin utang LN untuk menutup defisit anggaran). Sekarang kita bandingkan dengan Trenggalek, APBDnya skitar 600-700 miliar, sedangkan PAD dan Penerimaan Pajaknya hanya skitar 150 miliar (hanya 25% dari APBD). Itu kan berarti APBD Trenggalek jauh dari mandiri, dan sangat bergantung pada transfer dana dari pusat..(hendra says..”trenggalek bukan pengemis APBD..”(nada=lagu joni iskandar)tapi kapan? nunggu kalo ditemukan minyak bumi or tambang emas di panggul he3…. Lets we do it better, for the better future….

    yang ini sampean pasti lebih paham – Sistem perpajakan Indonesia (kecuali PBB) adalah self assessment, artinya wajib pajak menghitung dan menyetor sendiri berapa pajak yang terutang dari kegiatan usahanya. Pembuktian mengenai kebenarannya akan dilakukan dalam pemeriksaan berdasarkan kriteria tertentu (hanya ada beberapa pemeriksa untuk ribuan wajib pajak)

    Mudah2an Blog kami dapat menjadi cara alternatif dalam rangka lebih memfamiliarkan perpajakan kepada masyarakat Trenggalek yang pada akhirnya akan dapat mengangkat pembangunan Trenggalek.

    (ujung-ujungnya…ya klo bisa ada link dari web sampean ke blog kami he3x…syukron..maturnuwun)

  • salam,..akhi……….
    sebelumnya terimakasih dah mnegunjungi blog saya.di luqmannomic.wordpress.com…..

    kalau antum memakai tulisan saya jadi referensi silahkan tidak di larang kok….boleh saja….
    semoga bermanfaat bagi kita semua….

    ohya nieh zul banawa yaa…

    salam

      • Hana juga sedang asyik-asyiknya belajar berjalan dan bicara. Dan tahukah Saudara? “kata” yang kami tangkap pertama kali dari celoteh Hana adalah “ATITUDE” (well sebenarnya tidak semirip itu sih…namun ditelinga kami suara itu mirip ….at tit tut hehehe)

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: