Ga Syariah Sori Ah!

Published Februari 5, 2009 by pembawacerita

Kemarin saia nekat ke Festival Ekonomi Syariah. kenapa kok nekat? karena awalnya motor masih dipakai istri untuk ke kantor, dan baru siang banget mendekati sore saia baru bisa cabut dari Depok menuju Bintaro. ada agenda singkat di sana. hingga sudah pukul 16.30 saia akhirnya nekad untuk ke FES di JCC. padahal malamnya saia ada pertemuan dan janji untuk membekam seorang kawan. tujuan utamanya adalah mencari pembiayaan KPR yang lebih berkah dibanding perbankan konvensional. plus upaya yang begitu hati2 untuk menentukan bank syariahnya. soalnya kemarin BI menemukan ada bank syariah yang bisnis derivatif, padahal produk itu haram. {Kalo saia jadi gubernur BI, bank syariah ini langsung saia bekukan operasinya, karena merusak citra syariah}

Kalo dulu saia pernah menulis dan berpendapat bahwa praktek perbankan syariah itu masih separuh syariah. tapi saia menjadi sangat memaklumi kondisi yang separuh itu. karena dulu para ulama berdebat apakah bunga bank haram atau tidak. hingga akhirnya daripada berdebat terus, mendingan MUI mendirikan bank syariah {Bank Muamalat}. hingga akhirnya waktu terus berjalan, perkembangan bank syariah pun melejit laksana roket yg diluncurkan Hamas ke Israel [laknatullah]. maka MUI pun mengeluarkan fatwa haram terhadap bunga bank. saia pun memahami bahwa akad ijab qabul itu menjadi bagian yang sangat penting dalam transaksi perbankan. juga kebijakan syariah yang tidak bergerak di sektor derivatif. OK…hingga disini saia sepakat. Ga Syariah Sori Ah!!!

terus terang, dengan berkembang pesatnya perbankan syariah, saia begitu bangga. bangga memiliki din yang rahmatallil’alamin. sehingga membawa berkah bagi kehidupan. namun disisi lain saia khawatir, atau lebih tepatnya tidak rela akuntansi dan ekonomi syariah dikotori atau hanya dimanfaatkan oleh oknum2 yg ga syariah untuk memperoleh keuntungan pribadi. dengan kata lain oknum itu hanya mendompleng nama syariah saja, tapi prakteknya ga syariah dan ga mau menyempurnakan sistem syariahnya. sekali lagi, saia memang begitu posesif dengan syariah. ga rela kalo sistem syariah dikotori. kalo pun usaha untuk menegakkan syariah hingga saat ini masih terus berjalan, OK, saia semakin bangga, berarti ada upaya untuk semakin memurnikan syariah. tapi untuk yang oknum tadi….ga rela saia…ga rela syariah saia dikotori. sekali lagi Ga Syariah Sori Ah!

Nah…kemarin saia mengumpulkan informasi mengenai KPR syariah dari berbagai bank syariah yang buka stand di FES. Hampir setiap stand bank syariah saia sambangi. muter2 hingga lutut lunglai. mpe ada SPG yang hafal nama saia dan masih membujuk saia untuk menabung di bank-nya, padahal stand itu sudah saia tinggalkan sejak lama dan bahkan saia sudah beranjak pulang.

Hasil dari informasi yang saia kumpulkan…..

sementara ini saia belum bisa menuliskan disini. karena masih ada dispute antara persepsi, asumsi, dan perhitungan saia dengan praktek di bank2 syariah. saia berencana untuk mempelajari, menghitung2 ulang, dan mengkaitkan informasi yang saia dapat kemarin dengan filosofi syariah. mungkin perhitungan awal saia masih belum tepat. atau beda asumsi. atau kurang pas dalam mengaitkan filosofi syariah dalam perhitungan saia. jadi….saia masih punya PR mengotak-atik Excel lagi, mengingat-ingat manajemen keuangan lagi, dan banyak belajar lagi……Belajar untuk tetap istiqomah ‘Ga Syariah Sori Ah!

Wallahu’alam…

8 comments on “Ga Syariah Sori Ah!

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: