Bukti kami khairu ummah

Published Januari 8, 2009 by pembawacerita

Pagi itu, 9 Muharram 1430 H pas banget sama hari Selasa, 6 Januari 2008, berangkat tiga orang penghuni Pondok Muslim ke Kampus STAN. Bukan untuk kuliah, tapi berkumpul mau berangkat ke UI, Depok. Henderi, Apri & Wipy menuju gerbang Bintaro Kampus STAN. Disana sudah menunggu Wayan. Tak lama kemudian datanglah Haris. Lantas orang terakhir yang ditunggu akhirnya datang jua, Puput. Kami berenam adalah dua tim dari STAN yang akan mengikuti lomba perpajakan di UI, Depok. Tim STAN pertama (suer…ini tim yang diunggulkan, karena persiapannya yang lebih matang dibanding tim satunya) terdiri dari formasi mantap: Henderi, Wayan, Puput. Dan Tim STAN kedua, alias tim Bolodupak, iya…bolodupak, karena tim ini terbentuk H-1 dan persiapan masing-masing yang apa adanya, terdiri dari: Apri, Haris, Wipy.

Kita berenam datang terlalu pagi di UI Depok. Acara baru dimulai pukul 08.30, kami sudah tiba pukul 07.00. Entah terlalu bersemangat atau salah jadual, yah…beda tipis lah. Waktu luang itu, alhamdulillah, kami (tepatnya aku) gunakan untuk mengurangi rasa nervous sebelum lomba. Henderi, Apri, Haris, dan saia sendiri menuju musholla di FISIP UI. Kami menunaikan shalat dhuha.

Bagiku sendiri, dhuha kali itu diwarnai penuh harap. Harapan untuk membuktikan sebagai khairu ummah. Umat Terbaik. Selesai salam pun tak terasa doa demi doa aku panjatkan dengan berkali-kali membaca Ali Imran ayat 110. Firman itu benar-benar menjadi motivasi dan petunjuk bagi kami. Hingga tangan ini tak terasa terangkat mengharap “Ya Allah, sungguh janji-Mu adalah benar. wa’dallahi haqqo. Maka ijinkan kami menjadi agen pembuktian. kuntum khairu ummatin ukhrijat linnaasi ta’muruuna bil ma’ruufi wa tanhauna ‘anil munkari wa tu’minuuna billahi. Aku yakin, Engkau tidak akan menomorduakan ummat ini, Ya Allah. wa’dallahi haqqo, wa’dallahi haqqo, wa’dallahi haqqo”.

Setelah registrasi ulang, tim STAN sudah berkumpul sesuai timnya masing-masing. Aku hanya bisa merasakan nuansa perjuangan bersama timku. Tim STAN A alias Tim Bolodupak. Penyisihan Lomba kami lalui dengan penuh keyakinan. Hingga akhirnya diumumkan, kedua tim STAN lolos masuk ke Semi Final.

Tim Bolodupak berhadapan dengan Tim UI dan Tim Tri Sakti di Semi Final. Tim STAN kejar mengejar nilai dengan Tim UI. Hingga disaat-saat terakhir Tim STAN ketinggalan angka dengan Tim UI. Kekesalan sempat menghinggapi kami karena berbagai masalah materi. Kami merasa terdholimi. Namun hingga detik itu, aku, kami masih yakin wa’dallahi haqqo. Kami yakin tidak akan menjadi nomor dua. Karena Allah menciptakan kami sebagai khairu ummah. Benar. wa’dallahi haqqo. Di moment terakhir, tim UI menjawab pertanyaan…dan…salah. Sehingga Tim Bolodupak pun melenggang ke Final. Masya Allah. Sejurus kemudian meluncur SMS balasan dari Aceh, istriku tercinta, turut memberikan motivasi dan doa. antum khairu ummah, ukhrijat linnaas.

Tak lama kemudian, manajer kami, Hendra Destiawan, muncul dengan berbunga-bunga. Tim STAN dua-duanya lolos ke Final. Alhamdulillah…aku begitu bahagia. Namun kami sadar, kebahagiaan itu tak boleh melenakan kami. Apalagi pengalaman sempat terdholimi. Kami harus mempersiapkan strategi.

Babak Final merupakan pertempuran tiga tim. Tim STAN A (Tim Bolodupak), Tim Untar, dan Tim STAN B. Ketika MC memandu waktu berdoa, aku, kami masih tetap berpegang teguh. kuntum khairu ummah. Babak Final rupanya menjadi ajang pertempuran sengit bagi kedua Tim STAN. Hingga Tim STAN B terus unggul sedari Babak pertama berakhir. Namun, benar, wa’dallahi haqqo. Pada moment menentukan, Apri menjawab pertanyaan bernilai 300. Menjawab dengan runtutan perhitungan, namun belum ketemu berapa angka pastinya. Refleks tak bisa dihentikan, salah satu tangan meraih kalkulator, tangan yang lain memencet-mencet tombolnya, lantas mulut bertanya, “berapa bulan Pri?”. sepersekian detik kemudian, “lima”. dua jari bergerak begitu cepat memencet tombol angka “5” dan “exe”. “10 juta, Pri”. Dan nilai Tim Bolodupak pun menjadi paling tinggi. wa’dallahi haqqo. kuntum khairu ummah.

Pengumuman pemenang lomba menunjukkan Tim STAN A, Tim STAN B, dan Tim Untar menjadi juara 1, 2, dan 3 secara berurutan.

Untar - STAN B - STAN A

Untar - STAN B - STAN A

dan inilah formasi Tim STAN A…alias…Tim Bolodupak

Apri - Haris - Wipy

Apri - Haris - Wipy

Terima kasih dan selamat juga atas kerjasama dan perjuangan Tim STAN B.

Puput - Wayan - Henderi

Puput - Wayan - Henderi

Terima kasih juga buat Manajer kami…Hendra Destiawan.

Hendra Destiawan

Hendra Destiawan

4 comments on “Bukti kami khairu ummah

  • Alhamdulillah, selamat yaaaa….semoga itu merupakan tanda-tanda bila kelak Anda (dan semua Tim Pemenang) Insya Allah akan menjadi tokoh “pinunjul” yang bakal mengharumkan nama daerah masing-masing. saya sangat yakin. Sebab, Allah menjadikan sesuatu tidak hanya dengan begitu saja, tapi terlebih dahulu diberikan tanda-tanda/ciri-ciri; misalnya hujan didatangkan oleh setelah proses kelembaban udara berubah dan ada mendung berarak-arakan. Kiamat gak bakal datang jika tanda-tanda yang Dia janjikan belum terlihat. Benar, Nggak???
    Untuk mas Wipy, saya meriiiiii banget. Boleh, donk ngicipi hadiahnya?! Alhamdulillah, tapi jalan masih panjang. Okay, Guys, selamat berjuang dan sukses selalu dalam lindungan ridlo Ilahi.

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: