Dari Cinta hingga Munashoroh Palestina

Published Desember 30, 2008 by pembawacerita

Suatu saat ketika saia baru turun dari Gunung Kencana, bukan dalam rangka “ngasah kasekten” ato memburu si butak dari gua hantu, tapi hanya ingin mendekatkan diri dan belajar langsung dari alam yang Allah ciptakan, tiba-tiba ponselku bergetar hebat. Saking hebatnya dapat meluluh lantakkan sendi-sendi cinta saia. Lha iya…wong yang sms itu pacar saia. Iya…pacar tercinta yang sekarang mendampingi hidup saia dalam suka dan duka. Maklum di atas gunung tidak ada sinyal. Jadinya pas turun trus ketiban sinyal…diberondong SMS bertubi-tubi. Mayoritas dari istri saia. Itu dia yang membuat saia luluh lantak.
Salah satu SMSnya begini “Terbersit hari ini, ketika mas lagi naik gunung, kapan kita bisa naik gunung bersama? Cintamu ini jadi pengen coba 🙂. kapan kita bisa DS bersama, munasharah di HI, Monas, Al-Azhar…pasti seru!!!”
Terus terang saat itu saia speechless. Seolah ingin mempercepat langkah turun gunung. tapi apa daya, istri saia masih di Aceh. Cepat atau lambat saia turun gunung tetap aja ga ngaruh.

Lantas malam, ba’da maghrib ini, dapat SMS dari mas’ul
“Munashoroh Palestina untuk kader, simpatisan, dan warga Jabodetabek, Jumat 2 Januari 2009. Kumpul di Bundaran HI pukul 13.00. Atribut Pendekar Kebenaran Sejati dan Bendera Merah Putih. Infaq “one man one dollar”

Tanpa pikir panjang, saia langsung mem-forward SMS itu ke istri saia. Beberapa detik kemudian ponsel saia teriak ‘Sukarno berkata…aku bukan budak Moskow, bukan pula budak Amerika, aku adalah budak bagi rakyatku sendiri…Bangkit Pemimpin Muda…Untuk Indonesia Sejahtera’. Ada SMS masuk bergambar perempuan anggun dan cantik sekali menyusuri Pantai Loknga, Aceh.
“Ikuuuutt..! Anis mau ikuuutt..!!”

Istri saia pengen banget ikut munashoroh. Tadi sore dia telepon, cintaku itu membaca eramuslim.com dan alikhwan.net sambil menangis tersedu. Tak rela Palestina dibombardir Israel.

Teruntuk Cintaku. Kamu masih di Banda Aceh, Cinta. Kamu masih harus menunggu SK mutasi itu terbit hingga kita bisa tinggal bersama. Kalo sudah di Jakarta, kamu mau ikut munashoroh, ayo aku ada di sampingmu. Kamu pengen ikut dzikir nasional, ayo aku temani. Sekarang kamu masih harus bersabar dulu ya sayang.

Tulisan ini pertama kali diketik diatas keyboar sambil melototin monitor yang nampilin multiplyku.

3 comments on “Dari Cinta hingga Munashoroh Palestina

  • Kemarin pagi, saya juga tulis komentar di sini dan di blog Jeng Arifah, juga yang lain, tapi ber-kali2 gak bisa masuk. Marah aku..pada diriku, kenapa kok bodoh banget, sudah goblog, miskin pula! Sudah miskin aku sombong pula! Naudzubillahi mindzalik.

    Saya doakan, Jeng Anis hari ini bisa nyampe Jakarta. Sehingga bisa berjama’ah dzikir nasional. Amin.

    • waa…jangan menjudge diri sndiri seperti itu…kita ini diciptakan Allah sebagai UMAT TERBAIK loh…
      trimakasih doanya ya pak…kalo ikut dzikir nasional nanti malam sepertinya ga bisa deh…mungking lain waktu. Amin

  • Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: