Pers Munafik

Published Desember 27, 2008 by pembawacerita

Semalam aku membaca running text di salah satu televisi swasta. Bunyinya begini : “Roket nyasar di jalur Gaza, 2 orang mati”
Nah kalo membaca berita itu, masuk akal apa ga ya? Aku berani bilang itu adalah politisir media. Dengan kata lain, PERS MUNAFIK. Coba dipikir dengan akal sehat. Pertama, mana mungkin roket nyasar di Gaza, pemukiman padat penduduk, kok yang mati hanya dua orang. Itu pasti rekayasa Israel. Yang ada justru terjadi pembantaian bangsa Palestina oleh Israel dengan meluncurkan roket pembunuhnya. Kedua, mana mungkin senjata berbahaya seperti roket ditembakkan begitu saja tanpa arah. Ibarat mobil tanpa sopir. Mana isa tu roket jalan sendiri.
Memang kemungkinannya hanya dua: PERS MUNAFIK atau PERS BODOH yang mikirnya pake dengkul.

Padahal kenyataannya:
“Saudara-saudara kita di Gaza dibantai, dibombardir oleh Israel (la’natullahi ‘alaihim), hampir 200 mayat-mayat bergeletakan.”

Kita harus mengutuk kebiadaban ini. Adakan doa Qunut Nazilah untuk keselamatan PALESTINA dan kumpulkan DANA buat mereka. LAWAN ISRAEL…!!!

4 comments on “Pers Munafik

  • Yang lebih mencengangkan adalah, bagaimana negara-negara Arab bisa hidup tenang penuh kemewahan, sementara tetangga dekatnya -Palestina- dianiaya oleh zionist dan sekutunya. Berapa trilyun laba negara-negara Arab ketika harga minyak melonjak pada tahun ini? Mengapa hanya sepersekian prosen saja yang ditebarkan ke Palestina?
    Kalau zionist dan sekutunya berlaku aniaya terhadap kaum muslimin itu wajar!

  • Pak Jarandawuk
    Dalam perjuangan Palestina, mari kita mulai dari diri kita sendiri dulu. ibda’ binafsika. Setidaknya Allah Maha Mengetahui, sekecil apapun peran kita dalam perjuangan melawan Zionist Israel , Insya Allah, Allah akan mencatat kebaikan bagi kita.

  • Jangan sapa “pak” lah, gak sejuk.
    Kadang, hatiku berkata: aku sesungguhnya munafik terbesar.
    Selama ini – ide, pikiran, kiprah, ulah, karya atau apa saja- tiada secuil pun yang kuproduksi dengan Lillah. Dalam pikiran saja gak pernah terlintas, bagaimana amalannya. Maklumlah, aku hanya seekor ‘jarandawuk’.
    Mas Wipy, sebenarnya komentar saya tadi malam puaanjang buaanget. Tapi, rupanya Yang Ngecet lombok menghendaki lain. Saya salah pencet tombol gara-gara dirubung nyamuk. Layar HP mak pet (maklumlah hpne kawula alit). Waktu on lagi, masuk blog panjenengan..eh tulisannya 2/3 hilang, sisa 1/3 dan sudah terkirim. Iya sudah. Takdir membuktikan bahwa saya…(*ada sebagian teks yang hilang*)

    • ya enakna tetep nyapa pak…lebih sejuk dan elegan kok kedengarannya.
      jangan men-judge diri munafik begitu pak. wong kita ini umat Islam diciptakan sebagai khairu ummah kok. Umat terbaik.
      Nah kalo masalah koment, saia juga mengalami hal yang tak beda. saia juga pernah ngasih komen di blog pak Maksum, trus terjadi ke-erroran di broadband saia. error se-error error-nya. sehingga ‘mak pet’ juga. walhasil ga ada yang terkirim. ya itu namanya risiko teknlogi. gitu kan ya…

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: