Curhat Adik Tingkat tentang Munakahat

Published November 19, 2008 by pembawacerita

Sore menjelang maghrib ini ada adik tingkat yang sudah lulus STAN mengirim message padaku:

> Mas mo nanya, persiapan diri untuk nikah apa aja ya??

> Kalo jarak antara khitbah dan ijab qabul rada lama gpp?? tapi sebaiknya disegerakan ya???

Aku jawab begini:

Persiapan yang sebenarnya adalah kesiapan untuk mengucapkan “perjanjian suci (mitsaqan ghalidha)“. Itu butuh ketenangan yang luar biasa.

Kalo cuma persiapan teknis misalnya maharnya apa saja, itu sih gampang. Tinggal tanya aja calon pengantin perempuan mau minta mahar apa. Atau kostum pernikahan, itu bisa dimusyawarahkan.

Yang penting juga adalah usaha untuk meminimalisir perbedaan. Karena perbedaan pada saat-saat menjelang nikah itu bisa menimbulkan keraguan. Keraguan itu datangnya dari setan. Logikanya, kamu mau menikah itu untuk mendapatkan separuh agama. Sedangkan setan tujuannya menjerumuskan manusia. Tentu setan tak akan rela begitu saja manusia menyempurnakan agamanya. So, minimalisir perbedaan dan tetap menjaga emosi biar tetap stabil itu sangat penting.

Sabar. Itu sangat berat. Tapi harus dilakukan. Agar tidak terjerumus ke dalam marital failure. Kalo ada perbedaan, sabar dan musyawarah adalah kuncinya.

Tenang dan perbanyak ibadah. Banyak sekali godaan menjelang pernikahan. Termasuk rasa gelisah yang sebenarnya kita tidak tahu apa penyebab kegelisahan itu. Makanya harus diisi dengan banyak ibadah.

Guys, fase terberat menuju pernikahan adalah diantara khitbah menuju nikah. Semakin dekat insyaAllah semakin membawa berkah dan rahmat. Karena mempersempit time gap itu bisa meminimalisir risiko godaan-godaan yang bisa mengurangi keberkahan pernikahanmu.

So…jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu.

——****——

Nah, kira-kira jawabanku itu gimana ya? Ada tanggapan? Mungkin ada yang lebih baik jawabannya? Mohon di-share ya? Terima kasih…

One comment on “Curhat Adik Tingkat tentang Munakahat

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: