Gelombang Pernikahan

Published September 18, 2008 by pembawacerita

Mohon maaf sebesar-besarnya kepada Shoutul Harokah dan para fans-nya. Pada postingan kali ini ada oknum (yang mau bertanggung jawab), karena telah ‘mengorat-arit’ lirik nasyidnya. Judul aslinya sih ‘Gelombang Keadilan’. Nasyid yang nge-beat banget terutama yang versi Album Masih Ada Harapan. Ya gara-gara oknum tersebut lirik nasyid itu menjadi ‘diplesetkan’ menjadi ‘Gelombang Pernikahan’. Begini hasilnya:

Gelombang Keadilan

Kan melangkah kaki dengan pasti

Menerobos segala onak duri

Generasi baru yang telah dinanti

Tak takut dicaci tak gentar mati

Bagai gelombang terus menerjang

Kutumbangkan segala kedhaliman

Dengan tulus ikhlas untuk keadilan

Hingga pertiwi gapai sejahtera

Reffrein:

Tak kan surut walau selangkah

Takkan henti walau sejenak

Cita kami hidup mulia

Atau syahid mendapat surga

Gelombang Pernikahan

Kan melangkah kaki dengan pasti

Tuk penuhi panggilan Illahi

Generasi baru yang pemberani

Tak takut menikah diusia dini

Bagai gelombang terus menerjang

Bagai semangat dihati sang bujang

Dengan penuh tekad untuk pernikahan

Membangun keluarga sejahtera

Reffrein:

Takkan surut walau selangkah

Merindukan kehidupan indah

Cita kami segera menikah

Tuk mereguk nikmatnya ibadah

One comment on “Gelombang Pernikahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: