Pembawacerita’s Weblog

“Bermanfaat bagi umat sepanjang hayat” semoga tulisan2 disini membantu mewujudkan visi itu

Arsip untuk Maret, 2009

istriku pujaanku

Ditulis oleh pembawacerita di/pada Maret 30, 2009

hari ini semakin bertambah cinta saia pada istri saia. penambahan yg saia sendiri tidak bisa mengkalkulasikan secara matematis, karena dari hari ke hari cinta itu semakin bertambah dan bertambah.

adalah seorang teman saia yg sangat membutuhkan pertolongan saia. hingga saking terdesaknya dia, ia tidak bisa datang langsung ke rumah. hanya utusannya yg datang ke rumah. sewaktu teman saia itu menghubungi saia, saia sendiri sedang berada di kantor untuk menyelesaikan agenda saia hari ini. praktis, terjadi missing link diantara kami.

maka saia pun berinisiatif untuk minta bantuan istri. karena teman saia pun begitu mendadak pemberitahuannya, maka berimbas pula pada kondisi psikologis istri saia. agak kaget istri saia ketika menerima kabar dari saia. iya…istri saia sedang sibuk2nya di kantor karena pekerjaannya yg diburu deadline. ga ada orang lagi di kantor, begitu katanya.

saia pun mengharap dengan sangat kepada istri untuk bisa segera menyelesaikan tugasnya. lantas segera pulang ke rumah. hingga istri saia masih dalam perjalanan pulang ke rumah pun, teman saia berkali2 menghubungi saia. saia pun yg sedang berada di jalan beberapa kali menghentikan kuda besi saia. harapan kami benar2 berada pada istri saia seorang.

selanjutnya pada suatu kesempatan entah ke berapa saia menelepon istri saia, ternyat istri saia sudah ada di rumah, sedang menyelesaikan permasalahan teman saia. alhamdulillah ya Allah…begitu yg saia ucapkan di sepanjang jalan menuju rumah. Ya Allah…berkahi istri saia sebagaimana keikhlasannya menolong teman saia.

hingga saia pun semakin cinta padanya. karena istri saia telah menolong agama Allah. yaa ayyuhalladziina aamanuu kuunuu ansharallah. Wahai orang2 yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah. dan semakin bangga saia kepada istri saia. iya, dia telah membantu agama Allah. lho kok agama Allah? kan cuma teman saia. disinilah saia merasakan benar bagaimana agama saia, Islam, telah mengatur segalanya secara kaffah. terngiang2 dalam benak, wata’awanu alal birri wattaqwa wala ta’awanu alal itsmi wal udwan. kami merasakan benar perintah untuk menolong sesama dalam hal kebaikan dan taqwa. dengan menolong sesama, maka yg ditolong akan turut merasakan bagaimana Islam yang kaffah ini menjadi berkah baginya. nah itu kan sama saja meninggikan agama.

begitu indahnya Islam yg saia pelajari secara kaffah. iya, Islam itu kaffah. tidak sekedar mempelajari konsepsi tanpa realisasi. bukan pula merealisasikan sesuatu tanpa konsepsi. tapi Islam mengajarkan saia merealisasikan konsepsi yang saia pelajari.

begitulah saia semakin cinta kepada istri saia. bukan sekedar cinta tanpa landasan remeh temeh belaka. tapi didasarkan pada cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »

istriku pujaanku

Ditulis oleh pembawacerita di/pada Maret 30, 2009

hari ini semakin bertambah cinta saia pada istri saia. penambahan yg saia sendiri tidak bisa mengkalkulasikan secara matematis, karena dari hari ke hari cinta itu semakin bertambah dan bertambah.

adalah seorang teman saia yg sangat membutuhkan pertolongan saia. hingga saking terdesaknya dia, ia tidak bisa datang langsung ke rumah. hanya utusannya yg datang ke rumah. sewaktu teman saia itu menghubungi saia, saia sendiri sedang berada di kantor untuk menyelesaikan agenda saia hari ini. praktis, terjadi missing link diantara kami.

maka saia pun berinisiatif untuk minta bantuan istri. karena teman saia pun begitu mendadak pemberitahuannya, maka berimbas pula pada kondisi psikologis istri saia. agak kaget istri saia ketika menerima kabar dari saia. iya…istri saia sedang sibuk2nya di kantor karena pekerjaannya yg diburu deadline. ga ada orang lagi di kantor, begitu katanya.

saia pun mengharap dengan sangat kepada istri untuk bisa segera menyelesaikan tugasnya. lantas segera pulang ke rumah. hingga istri saia masih dalam perjalanan pulang ke rumah pun, teman saia berkali2 menghubungi saia. saia pun yg sedang berada di jalan beberapa kali menghentikan kuda besi saia. harapan kami benar2 berada pada istri saia seorang.

selanjutnya pada suatu kesempatan entah ke berapa saia menelepon istri saia, ternyat istri saia sudah ada di rumah, sedang menyelesaikan permasalahan teman saia. alhamdulillah ya Allah…begitu yg saia ucapkan di sepanjang jalan menuju rumah. Ya Allah…berkahi istri saia sebagaimana keikhlasannya menolong teman saia.

hingga saia pun semakin cinta padanya. karena istri saia telah menolong agama Allah. yaa ayyuhalladziina aamanuu kuunuu ansharallah. Wahai orang2 yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah. dan semakin bangga saia kepada istri saia. iya, dia telah membantu agama Allah. lho kok agama Allah? kan cuma teman saia. disinilah saia merasakan benar bagaimana agama saia, Islam, telah mengatur segalanya secara kaffah. terngiang2 dalam benak, wata’awanu alal birri wattaqwa wala ta’awanu alal itsmi wal udwan. kami merasakan benar perintah untuk menolong sesama dalam hal kebaikan dan taqwa. dengan menolong sesama, maka yg ditolong akan turut merasakan bagaimana Islam yang kaffah ini menjadi berkah baginya. nah itu kan sama saja meninggikan agama.

begitu indahnya Islam yg saia pelajari secara kaffah. iya, Islam itu kaffah. tidak sekedar mempelajari konsepsi tanpa realisasi. bukan pula merealisasikan sesuatu tanpa konsepsi. tapi Islam mengajarkan saia merealisasikan konsepsi yang saia pelajari.

begitulah saia semakin cinta kepada istri saia. bukan sekedar cinta tanpa landasan remeh temeh belaka. tapi didasarkan pada cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Ditulis dalam Uncategorized | 3 Komentar »

Cinta Karena Apa?

Ditulis oleh pembawacerita di/pada Maret 22, 2009

dalam sebuah talkshow, seorang presenter bertanya kepada sang suami
presenter: “anda dulu mengharap menikah dengan istri anda sekarang ga?”
sang suami: “hm…dulu iya”
presenter: “pernah ada usaha mengungkapkan cinta?”
sang suami: “pernah”
presenter: “diterima?”
sang suami: “ditolak”
presenter: “kenapa?”
sang suami: “katanya ada cinta tertinggi dalam hidupnya”
presenter: “cinta kepada siapa?”
sang suami: “cinta kepada Allah”
presenter: “anda kecewa?”
sang suami: “enggak”
presenter: “anda putus asa?
sang suami: “enggak”
presenter: “apa yang anda rasakan”
sang suami: “aku makin cinta”
presenter: “kaya’ lagu aja”
sang suami: “he…he…he…”
presenter: “cinta karena apa?”
sang istri: “cinta karena ada cinta yang melebihi cinta saya”

tak lama kemudian, si presenter memanggil sang istri
presenter: “anda cinta dengan suami anda?”
sang istri: “iya cinta”
presenter: “dulu sebelum jadi suami anda, anda tahu kalau dia mencintai anda?”
sang istri: “iya”
presenter: “saat itu anda juga cinta?”
sang istri: “enggak”
presenter: “benci?”
sang istri: “iya”
presenter: “sekarang menyesal ga menikahi dia?”
sang istri: “enggak”
presenter: “lantas apa yang menyebabkan anda menerima pinangannya?”
sang istri: “emm…”
presenter: “anda kasihan lantas menerima dia?”
sang istri: “enggak”
presenter: “karena tak ada pilihan lain?”
sang istri: “enggak juga”
presenter: “lantas cinta karena apa?”
sang istri: “karena cinta-Nya datang tepat pada waktunya”

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: | 4 Komentar »

naksir

Ditulis oleh pembawacerita di/pada Maret 20, 2009

dari depan kelihatan bahwa pemiliknya memiliki selera keindahan. warnanya kuning keemasan. tembok pagarnya dilhiasi dg ornamen batu. pintu gerbangnya cukup sederhana. jeruji besi kotak warna hitam dengan model sliding, disisi lain ada pintu masuk kecil yg pakai engsel.

tamannya kecil. dihiasi dengan hijau rumput dan sebuah pot yang bertengger perdu kemangi (hm…enak buat lalapan nih). garasi tanpa atap terlihat lebih bersih karena sudah direnovasi. bukan hanya garasi, teras kecilnya pun meniupkan rasa nyaman ketika kongkow-kongkow disitu sambil melihat ke depan yg persis bertatapan dengan si taman kecil. tapi pemandangan menjadi lebih luas, karena depan rumah bukanlah bangunan. melainkan sungai yang DAS-nya ditumbuhi berbagai pohon dan rimbun bambu. hm…terbayang ketika siang hari panas menyengat dan tubuh penuh keringat, tiba2 datang menggelitik angin sepoi-sepoi diiringi gesekan biola bambu dan gemericik tarian air sungai. menjadikan bayangan suasana kembali ke rumah di kampung.

pintunya masih pintu yang lama. sederhana juga. tapi ketika terbuka membuat hati ini terpesona. terlihat tempat yang sangat lapang. karena ruang tamu, ruang keluarga dan dapur di desain tanpa sekat. seolah sepanjang rumah hanya satu ruangan kelas saja. toilet yg lama pun telah di pugar dan dipindahkan di bagian belakang. tak ada yang berubah dengan dua kamar tidurnya. hanya pewarna kuning emas yang menjadikannya serasi.

tak ada sekat permanen antara ruang tamu dengan ruang keluarga. namun jelas didesain pemisahnya berupa ‘gapura’ yang bagian atasnya dibentuk melengkung dan dihiasi ornamen batu. hm…ruang keluarganya juga begitu luas. karena tak terpisahkan dengan dapur kecilnya. sehingga pandangan seluruh lebar rumah seolah menjadi ruang keluarga semua. dapurnya kecl. melingkar siku-siku meja dapur permanen didesain. di sebelah dapur sengaja dibiarkan sekotak lantai tanpa keramik dihiasi bebatuan yg mengesankan kenyamanan. cahaya mentari menerobos tegak lurus menembus atap kaca diatasnya. lantai sekotak kecil itu menjadi taman dalam ruang.

tepat disebelahnya berdiri tempat melepas penat, mengikhlaskan kepergian racun2 kehidupan, membersihkan badan dan menyegarkan tubuh berikut tempat ide liar terlintas. toilet itu berada di pojok belakang rumah.

jujur, saia naksir rumah ini. tapi saia tidak bisa memutuskan sendirian. saia pun juga tidak tahu apakah ini rumah terbaik yang akan Allah berikan. saia hanya yakin dan sebenar2nya yakin. jika rumah itu adalah yang terbaik bagi saia, tentu Allah akan segera memberikannya pada saia. namun bila bukan yang terbaik,saia yakin, Allah akan memberikan yang lebih baik dan terbaik buat saia dan keluarga.

*** slap…!!! ***

tiba-tiba teringat dengan tulisan yang saia tulis waktu mengisi kejenuhan dikala diklat auditor. Jumat, 1 Juli 2005, pas banget sama milad ibu. saat saia menulis itu, umur saia sudah 22 tahun 28 hari 9 jam 4 menit ….detik. saia menuliskan, saia hanyalah laki-laki yang membutuhkan:
1. kendaraan yang bisa dibawa kemana langkah saia pergi
2. istri yang sholehah, yg senantiasa mendampingi saia dikala sengsara maupun gembira, yang mampu mengingatkan saia dari salah dan dosa, yg mampu memberi input pemikiran dan ketenangan, yang jamil untuk menjaga pandangan saia yg lemah, jamil buat saia saja tapi tdk untuk orang lain, yang….yang….yang…
3. rumah yang lapang, nyaman dan menenangkan

Ya Allah…saia mengharapkan yang ketiga sekarang. Saia mohon dengan sangat…mohon dengat sangat…mohon dengan sangat….(*Kiamat sudah Dekat mode: ON)

Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »

Cari Kontrakan (Rumah) baru

Ditulis oleh pembawacerita di/pada Maret 19, 2009

setelah mengantar istriku ke kantor pagi ini, terbersit keinginan untuk bergabung dengan sodara2 yg sedang berjuang. hari ini adalah jadual kampanyenya Pendekar Kebenaran Sejati. nah, yg di Depok tuh lokasinya masih di sekitar GDC arah Cibinong. namun apa boleh buat…Allah memberi tugas yg lain…

saia ditelepon pemilik kontrakan saia. berkali2 beliau minta maaf. beliau menceritakan bahwa ada berita gembira bagi keluarganya, namun bisa jadi berita buruk bagi keluarga saia. pemilik kontrakan saia dimutasi ke Jakarta. sebelumnya beliau ditugaskan di Samarinda.

alhamdulillah…begitu saia bilang. dan tak lupa saia ucapkan selamat. berarti saia harus segera cari tempat tinggal baru mulai hari ini. wallahu alam, apakah ini tanda dari Allah akan mengabulkan doa-doa saia untuk segera mendapatkan rumah sendiri.

bismillah…saia harus segera bergerak. packing sebisa mungkin…dan menyusun jadual untuk mencari informasi kontrakan dan rumah dijual lagi. saia yakin…Allah sedang bergerak lebih cepat dari saia untuk menganugerahi saia rumah yang nyaman dan lapang. sama seperti Allah mengabulkan doa-doa saia dalam meminta 3 kebutuhan laki-laki sebagaimana Rasulullah SAW katakan. dan semoga ini adalah awal dari anugerah Allah untuk mengabulkan kebutuhan saia yg ketiga. amiin…

Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »

Jahe merah…dagang lagi

Ditulis oleh pembawacerita di/pada Maret 12, 2009

dua pekan ini alhamdulillah, berhasil mendapatkan beberapa customer X-TOGA Jahe Merah. dan X-TOGA Jahe Merah adalah dagangan saia yg paling laku. kemarin pun mendapat SMS pesanan X-TOGA Jahe Merah dari adik kelas. “Mas, pesen jahe merah lagi ya, 1 buah. titipin ke mas Ap*# aja ya”. Alhamdulillah, begitu batin saia. “Insya Allah sabtu ya akh. tiap sabtu ane ke kampus kok”, tak lama saia balas SMSnya.

saia searching manfaat jahe merah di internet. hasilnya banyak. antara lain:
hangatkan badan, peluruh keringat; cegah & obati masuk angin; tingkatkan stamina & kekebalan tubuh; obat influenza, pusing & migrain; obat radang tenggorokan, bronchitis & asthma; perbaiki fungsi pencernaan & lambung; atasi nyeri otot & rematik; perlancar ASI; regenerasi kulit & cegah penuaan; cegah kemandulan & menambah keperkasaan; perkuat daya tahan sperma & mengatasi ejakulasi dini.
mengingat begitu seringnya saia berinteraksi dg situs2 yg menginformasikan manfaat tanaman obat keluarga, saia pun menyusun visi “X-TOGA menjadi minuman kesehatan masyarakat dunia”. hm…bukan hanya masalah kesehatan. tapi ada unsur memerangi upaya Zionis yahudi untuk mengurangi populasi dunia pada 2012 kelak (baca era muslim). juga berambisi untuk menggantikan minuman karbonasi Coca-cola, dkk, yg telah membiayai peluru Israel. Visi yg mengantarkan pada kesehatan masyarakat dan kemaslahatan umat.

tapi saia sadar, mensosialisasikan manfaat itu tidak mudah. pernah saia nongkrong di masjid kantor saia Jumat kemarin. sambil nunggu sholat Jumat, saia gelar koran dan saia jajakan dagangan saia. tak ada yg liat. lantas hanya beberapa anak kecil yg melihat saia jualan apa. baru kemudian ada satu orang bapak2 mendekat. “jualan apa dik?”. ekstrak tanaman obat keluarga pak. “hm…saya tertarik sama jahe merahnya. tapi nanti setelah sholat jumat ya”. Alhamdulillah, ada calon pelanggan nih.

pengurus masjid lantas membacakan laporan keuangan bulanan dan pengumuman. berarti saia harus menyudahi jualan kali itu. saia bergegas masuk ke ruang utama masjid. mendengarkan khutbah, shalat jumat, berdoa, dan shalat sunnah.

tak terasa waktu begitu cepat berlari. ketika saia selesai sholat sunnah, orang2 sudah banyak yg keluar. saia pun segera keluar & membuka kembali dagangan saia. berharap bapak yg tertarik tadi jadi membeli jahe merah. wah…ternyata yg datang lagi2 segerombolan anak2 kecil sambil berlarian di teras masjid. saia masih sabar menunggu kehadiran si bapak. hm…anak2 kecil yg berkerumun didepan tempat saia jualan itu rupanya menyita perhatian orang-orang. lantas ada seorang bapak mendekat. bertanya mengenai produk yg saia jual. saia menjelaskan, hanya fokus kepada si bapak. namun tak saia sadari bahwa ketika saia menjelaskan, semakin banyak orang mengerumuni dagangan saia. dan sejurus kemudian, saia ber-ijab qabul dengan bapak-bapak itu.

memang, rejeki yang Allah berikan itu tak disangka, tak dinyana. tinggal berusaha mencarinya. lantas akan mendatangi pencarinya. Alhamdulillah…semoga rejeki ini berkah.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »